PANDEGLANG – Banjir mulai merambah ke pemukiman pada
1 Januari 2015 pukul 03.00 WIB. Hal itu dibenarkan Pepen (41), relawan
ACT di Pandeglang. “Banjir datang pukul tiga malam selepas pergantian
tahun. Awalnya hanya 3 kecamatan yakni Patia, Sukaresmi dan Pagelaran
saja. Tapi karena hujan terus menerus sekarang sudah 8 kecamatan yang
terendam banjir,” ujarnya.
Hujan tiada henti di penghujung tahun 2014 membuat beberapa sungai di
Kabupaten Pandeglang bagian selatan meluap. Diantaranya Sungai Cilemer,
Sungai Cisurianeun dan Sungai Cisata. Akibatnya, delapan kecamatan
terendam banjir dengan kedalaman antara 120 cm hingga 170 cm.
Delapan kecamatan yang terendam banjir itu adalah Patia, Sukaresmi, Pagelaran, Munjul, Labuan, Panimbang, Cikeusik dan Picung.
Tim Disaster Emergency and Relief Management (DERM)-ACT yang sudah
berada di lokasi sejak awal kejadian bahu membahu bersama mitra
Komunitas Harfa Pandeglang (red: salah satu ormas di Pandeglang) untuk
melakukan evakuasi warga di beberapa desa terisolir dan menyalurkan
bantuan logistik. Untuk mencapai lokasi banjir setidaknya relawan harus
berjuang melawan arus Sungai Surianeun selama dua jam dengan perahu
bermesin.
“Selain harus bertarung dengan sungai tim kami juga harus melawan
cuaca buruk karena hujan terus menerus. Tapi kami tetap semangat”, ujar
Nurhadi relawan ACT asal Bogor.
Hingga saat ini Tim Derm-ACT sudah berhasil menembus empat desa yang
terisolir, yakni Desa Idaman (400 KK) dan Desa Ciawi (480 KK) di
Kecamatan Patia serta dua desa lainnya di Kecamatan Pagelaran yakni Desa
Pagelaran (85 KK) dan Desa Sukadamai (200 KK). Keempat desa tersebut
ACT melakukan evakuasi warga dan menyalurkan bantuan logistik terutama
susu formula untuk balita.
Dalam setiap aksi distribusi susu formula untuk balita tim relawan
juga memberikan penyuluhan tentang penyajian susu formula yang sehat dan
benar.
Respon cepat dari ACT mendapat apresiasi dari Kapolres Pandeglang
AKBP Widiatmoko S.H., S.I.K., M.H, dengan tanpa sungkan mengajak Tim
DERM-ACT foto bersama.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih pada ACT yang telah
berkontribusi besar pada penanganan banjir di wilayah kami,” ujarnya
sambil meninjau debit air Sungai Cisurianeun yang berhulu di Gunung
Karang Pandeglang. [Ading]
SUMBER

Tidak ada komentar:
Posting Komentar