Rabu, 09 Desember 2015

Banjir Chennai India adalah Banjir Terburuk Seabad Terakhir

http://blog.act.id/wp-content/uploads/2015/12/banjir-chennai.jpg

Desember di Jakarta, periode hujan makin mengguyur deras selagi bln Desember 2015 masihlah sekadar jadi ketakutan & peringatan waspada banjir agung Jakarta seperti tahun-tahun dulu. Hujan yg mengguyur di Jakarta benar-benar kepada kenyataannya belum hingga memunculkan banjir akbar. Segala upaya yg telah diusahakan Gubernur DKI Jakarta, Ahok utk menormalisasi sungai-sungai gede di Jakarta tampak telah mengurangi risiko banjir sedikit demi sedikit. Waktu Ini Jakarta cuma sedang menunggu & menginginkan, mudah-mudahan banjir gede tidak hingga datang seperti di puncak masa hujan setahun dulu.
Di antara kekalutan banjir gede Jakarta, pemberitaan internasional mengabarkan laporan duka yg pass mengagetkan. Suatu banjir akbar bahkan diperkirakan yaitu banjir yg ter buruk tatkala seabad terakhir merendam teramat parah wilayah Chennai, India. Dari bermacam gambar yg bergulir di page fasilitas online mampu diliat segera bahwa banjir Chennai benar-benar merendam amat sangat parah. Bahkan air banjir setinggi nyaris satu m hingga sanggup memasuki Bandara Internasional Chennai, India & menggenangi landasan pacu.
Berikut merupakan 2 argumen kenapa banjir Chennai di bln Desember 2015 disebut-sebut yang merupakan bencana banjir ter buruk sewaktu seabad terakhir :
Jumlah pengungsi korban banjir Chennai mencapai 3 juta orang, korban tewas 269 jiwa
Berapa jumlah korban yg mesti dievakuasi menjauh dari wilayah yg terendam banjir menuju ke penampungan pengungsi? Dari page Antaranews disebutkan bahwa banjir Chennai India sudah memaksa lebih dari 3 juta masyarakat dievakuasi & saat ini tidak mendapati pelayanan basic seperti kesehatan & makanan yg patut di ruangan pengungsian. Banjir paling buruk selagi seabad terakhir dalam histori kebencanaan India ini pula sedikitnya sudah menewaskan tidak kurang dari 269 korban jiwa.
Banjir di Chennai disebabkan oleh curah hujan paling buruk tatkala seabad terakhir
Suatu laporan dari page pemberitaan The Guardian menyebut, banjir bandang yg teramat luas di Chennai, India disebabkan oleh hujan terdahsyat sewaktu seabad terakhir. Hujan yg amat sangat lebat sewaktu nyaris satu pekan berjalan selagi konsisten menerus. Didapati bahwa curah hujan ter buruk ini disebabkan oleh pergerakan angin muson di daratan Asia & satu buah depresi cuaca di Teluk Benggala. Akibat dari bencana banjir dahsyat di Chennai, keadaan Kota Chennai tidak ubahnya kota yg terendam akibat bencana tsunami. Hunian tergenang banjir, hunian sakit, rel keretra, sekolah berakhir beroperasi, pabrik juga tidak terjadi, pembangkit listrik padam keseluruhan, bahkan kilang minyak & bandara internasional ikut terendam banjir.(cal)
img : cnn
Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar