Senin, 01 Februari 2016

Ini Cara Ahok Mengatasi Banjir Jakarta

Intensitas hujan yang turun semakin deras dapat menjadi pembuktian bagi bermacam trik yang sudah dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mengurangi dampak banjir di Ibukota Jakarta.

Tapi, sebelum masuk ke dalam fase puncak masa hujan Jakarta, sebagian jalan-jalan panjang dan jalan protokol di Ibukota dilaporkan sudah sejak mulai sejak tergenang oleh air pasca hujan deras. Tengok saja macam mana kondisi jalan panjang yang berada di kawasan Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat pasca hujan deras Dari laman Kompas dikutip, Ahok sudah menyusun ide khusus yang dijabarkan dalam bentuk langkah maupun cara cegah banjir Jakarta terulang kembali. Berikut langkah yang dipegang Ahok biar wilayah Jakarta tetap terbebas dari rendaman banjir :

Menjaga volume sampah Jakarta

Trik kedua yang di pegang Ahok yakni menjaga agar di musim hujan yang semakin deras ini volume sampah Jakarta tetap terkontrol. Paling tidak janganlah ada sampah yang menggenang di ajaran sungai apalagi sampah yang menyumbat saluran air. Bukti nyata menunjukkan, banjir di Jakarta selalu terulang karena buruknya kedisiplinan masyarakat Jakarta dikala membuang sampah

Mengontrol sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung akan dibilang yaitu penyumbang terbesar dari volume air yang meluap menjadi banjir besar di Jakarta. bahkan di awal tahun baru 2016 ini, pekan(3/1/2016) sebagian warga Kampung Pulo kembali terendam banjir. Banjir melanda pemukiman padat warga tersebut sejak pukul 02.00 WIB. Air yang diyakini rembesan dari proyek pembangunan sheetpile (turap) tersebut masuk ke rumah warga. Ahok mengaku dapat tetap memantau pergerakan air di sungai Ciliwung dan lakukan upaya paling efektif mencegah Ciliwung meluap.

Underpass atau jalan kolong harus dijaga

Jalanan Jakarta yang saling melintang dibangun berdasarkan gagasan underpass dan flyover, atau jalan kolong maupun jalan melayang. Tak dapat dimungkiri bahwa genangan banjir di Ibukota Jakarta berawal dari underpass. Bahkan bulan Desember thn 2015 lalu, hujan dgn intensitas deras yang mengguyur Jakarta langsung menimbulkan genangan air hingga terjadi banjir di underpass Dukuh Atas dan Semanggi. Kedalaman air yang menggenang di underpass bahkan mencapai hampir semeter. Genangan air inilah yang nantinya akan memicu banjir lebih tidak baik lagi. Lantaran Itu Ahok menerapkan kiat pertama yaitu menjaga pompa-pompa air di underpass tetap terjaga. Jangan Sampai Hingga sampai tersumbat atau malah rusak.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar