Intensitas
hujan yang turun semakin deras dapat menjadi pembuktian bagi bermacam
trik yang sudah dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) untuk mengurangi dampak banjir di Ibukota Jakarta.
Tapi,
sebelum masuk ke dalam fase puncak masa hujan Jakarta, sebagian
jalan-jalan panjang dan jalan protokol di Ibukota dilaporkan sudah sejak
mulai sejak tergenang oleh air pasca hujan deras. Tengok saja macam
mana kondisi jalan panjang yang berada di kawasan Kedoya, Kebun Jeruk,
Jakarta Barat pasca hujan deras Dari laman Kompas dikutip, Ahok sudah
menyusun ide khusus yang dijabarkan dalam bentuk langkah maupun cara
cegah banjir Jakarta terulang kembali. Berikut langkah yang dipegang
Ahok biar wilayah Jakarta tetap terbebas dari rendaman banjir :
Menjaga volume sampah Jakarta
Trik
kedua yang di pegang Ahok yakni menjaga agar di musim hujan yang
semakin deras ini volume sampah Jakarta tetap terkontrol. Paling tidak
janganlah ada sampah yang menggenang di ajaran sungai apalagi sampah
yang menyumbat saluran air. Bukti nyata menunjukkan, banjir di Jakarta
selalu terulang karena buruknya kedisiplinan masyarakat Jakarta dikala
membuang sampah
Mengontrol sungai Ciliwung
Sungai
Ciliwung akan dibilang yaitu penyumbang terbesar dari volume air yang
meluap menjadi banjir besar di Jakarta. bahkan di awal tahun baru 2016
ini, pekan(3/1/2016) sebagian warga Kampung Pulo kembali terendam
banjir. Banjir melanda pemukiman padat warga tersebut sejak pukul 02.00
WIB. Air yang diyakini rembesan dari proyek pembangunan sheetpile
(turap) tersebut masuk ke rumah warga. Ahok mengaku dapat tetap memantau
pergerakan air di sungai Ciliwung dan lakukan upaya paling efektif
mencegah Ciliwung meluap.
Underpass atau jalan kolong harus dijaga
Jalanan
Jakarta yang saling melintang dibangun berdasarkan gagasan underpass
dan flyover, atau jalan kolong maupun jalan melayang. Tak dapat
dimungkiri bahwa genangan banjir di Ibukota Jakarta berawal dari
underpass. Bahkan bulan Desember thn 2015 lalu, hujan dgn intensitas
deras yang mengguyur Jakarta langsung menimbulkan genangan air hingga
terjadi banjir di underpass Dukuh Atas dan Semanggi. Kedalaman air yang
menggenang di underpass bahkan mencapai hampir semeter. Genangan air
inilah yang nantinya akan memicu banjir lebih tidak baik lagi. Lantaran
Itu Ahok menerapkan kiat pertama yaitu menjaga pompa-pompa air di
underpass tetap terjaga. Jangan Sampai Hingga sampai tersumbat atau
malah rusak.
sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar